Langkah Yang Akan Diambil Pemerintah Guna Berantas Berita Hoax

Posted on
Langkah Yang Akan Diambil Pemerintah Guna Berantas Berita Hoax
Langkah Yang Akan Diambil Pemerintah Guna Berantas Berita Hoax

Indobaca.com

Pemerintah Indonesia berencana akan menemui pendiri Facebook, Mark Zuckerberg untuk memberantas berita hoax di media sosial yang semakin merajarela ini. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut sejauh ini belum ada tema khusus yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Nanti akhir bulan baru datang,” ucap Rudiantara.

Rudiantara menyebut juga bahwa rencana pertemuan dengan Pemilik Facebook tersebut tidak lepas dari maraknya penyebaran berita bohong (hoax) belakangan ini yang sering kali di temui di media sosial.

Pemerintah menemukan momentum mengajak bertemu Mark Zuckerberg setelah Jerman merasa gerah dengan banyaknya berita palsu di platform media sosial tersebut.

“Kami mencoba untuk manfaatkan momentum tersebut, Kalau ada negara adidaya seperti Jerman, kita tinggal nebeng aja kan,” ucapnya.

Pada Desember lalu, Pihak Pemerintahan dari Jerman menyebut perlu adanya denda terkait penyebaran berita bohong (HOAX) yang ada di platform media sosial. Seperti dikutip Business Insider, politisi Jerman Thomas Oppermann menganggap pengelola media sosial layak mendapat sanksi bila tidak sanggup meredam berita bohong (HOAX).

Sanksi diberikan bila dalam waktu 24 jam pengelola tidak segera mencabut berita hoax. Tak tanggung-tanggung besarnya denda yang tengah dipertimbangkan mencapai 500.000 Euro.

Meskipun Demikian, Rudiantara mengungkapkan bahwa rencana di Jerman baru sebatas wacana saja dan perlu menunggu peraturan atau undang-undang nya secara resmi. Akan tetapi, Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan polemik yang terjadi di Negara Jerman ersebut untuk berbicara hal yang sama dengan Pendiri Facebook.

Rudiantara menuturkan selain permasalaan hoax, masalah pornografi dan perjudian pun bisa jadi bahan pembicaraan dengan Mark.

“Di kita kan undang-undangnya (pornografi dan perjudian) jelas,” kata dia.