Sejumlah Saksi Sudah diperiksa Tapi Kematian Arum Masih Menjadi Misteri

Posted on
Sejumlah Saksi Sudah diperiksa Tapi Kematian Arum Masih Menjadi Misteri
Sejumlah Saksi Sudah diperiksa Tapi Kematian Arum Masih Menjadi Misteri

Indobaca.com

Kematian seorang Tri Ari Yani Puspo Arum di kamar kosannya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, masih menjadi misteri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dan motif pelaku kasus ini.

“Untuk sementara masih dilakukan periksaan keterangan dari saksi, sekaligus mencoba menambah saksi untuk memperbanyak informasi yang dapat dijadikan sebuah petunjuk,” Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Andryanto Randotama, Jumat (13/1/2016).

“Secara keseluruhan Sudah 14 orang saksi diperiksa,” sambungnya.

Tri Arum telah ditemukan tewas oleh pacarnya Zainal Abidin dengan kondisi tertusuk di bagian lehernya, pada Senin (9/1), sekitar pukul 09.00 WIB lalu. Sang Pacarpun langsung membawa Tri Arum ke RS Siloam, namun karena terlalu banyak mengeluarkan darah, nyawa korbanpun tak terselamatkan.

Akan tetapi, polisi belum bisa menyimpulkan jenis alat yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk leher Arum.

“Untuk alatnya belum bisa kami simpulkan karena belum bisa kami temukan. Namun dugaan sementara pelaku menggunakan sejenis benda tajam,” ujarnya.

Dalam upaya mengungkap misteri kasus ini, polisi telah melakukan pemeriksaan pada kamera pengawas (CCTV) di rumah yang berdekatan dengan tempat kos Arum. Namun, CCTV itu ternyata tidak mengarah ke rumah kos Arum.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan, tetangga korban, tetangga rumah, tetangga rumah di TKP ada mungkin sekitar 50 meter sebelah kanan (rumah kos atum) ada CCTV. Tapi setelah kita melakukan pemeriksaan, CCTV tersebut hanya mengarah ke rumah yang punya CCTV saja, bukan ke TKP,” Ucap Iptu Muhamad, (Pembantu Unit) Reskrim Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (13/1).

Trisno menyebutkan bahwa para saksi yang diperiksa di antaranya teman Arum, pemilik kos, dan tetangga korban. Namun belum ditemukan titik terang untuk bisa menyelesaikan kasus pembunuhan ini.

“Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi yang dipanggil, belum dapat ditemukan indikasi siapa pelaku sebenarnya, tapi kami tetap berusaha untuk mencari terus sang pelaku,” lanjut Trisno.

Sementara itu, beberapa barang berharga yang dimiliki Sang korban dinyatakan menghilang seperti laptop, Telepon Genggam, kunci motor, dan sebuah dompet milik korban.

“Dari keterangan polisi, barang yang hilang kunci kosan, dompet, laptop. kunci motor, dan Sebauh telepon genggam,” Ucap kakak korban Galuh, Kamis (12/1).