Cerita Gadis Berusia 8 Tahun Yang Mendapat Surat Balasan Dari Obama

Posted on
Cerita Gadis Berusia 8 Tahun Yang Mendapat Surat Balasan Dari Obama
Cerita Gadis Berusia 8 Tahun Yang Mendapat Surat Balasan Dari Obama

Indobaca.com

Seorang gadis cantik bernama Adinda Alfa Rania yang berusia 8 tahun, pelajar kelas 3 asal Sekolah Dasar Shrevewood, fairfax County, Virginia mendapat surat dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jumat (6/1). Surat dari Gedung Putih tertanggal 3 Januari 2017 tersebut merupakan balasan atas surat yang dikirimkan oleh Adinda pada bulan November tahun lalu.

“Wah, kami terkejut sekali. Shock deh sekeluarga,” tulis Eva Mazrieva, ibunda Adinda, Minggu (8/1) sore.

Dalam surat sepanjang empat halaman tersebut, Adinda antara lain mengungkapkan kegelisahannya tentang kemungkinan akan mendapatkan perlakuan buruk dari para pendukung Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Maklum saja, selama masa kampanye pemilihan calon presiden, Trump sering mengeluarkan berbagai pernyataan yang bisa dibilang kurang bersahabat terhadap kaum muslim di Amerika.

“Saya lihat bagaimana Trump bilang bahwa ia akan menolak warga Muslim datang ke Amerika, juga bahwa ia akan mengusir imigran. Saya jadi khawatir. Will he kick me out of Amerika? (Apakah mereka akan mengusir saya dari Amerika?) Apakah saya masih bisa sekolah di sini?,” papar Adinda.

Diapun mengakui memang tak pernah secara langsung mendapatkan perlakuan diskriminatif oleh pendukung Trump, baik di sekolah maupun di lingkungan tempatnya bermain. Tapi di salah satu bagian sekolahnya, ungkap Adinda, ada gambar “mata” dengan tulisan “I See You” dan di sebelahnya ada tulisan “KKK”.

“Saya sudah laporkan kepada kepala sekolah. Juga cerita sama Ibu di rumah. Karena saya tahu dari sekolah, itu simbol orang jahat.”

Menurut Eva, setelah Donald Trump dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden pada 8 November lalu, Adinda dan ketiga kakaknya kerap bertanya, “Is it still safe for us to be here?”.

Selain biasa menyaksikan pemberitaan dari televisi, Adinda dan ketiga kakaknya biasa mendengar Eva menyampaikan laporan langsung untuk jaringan-jaringan radio berita di Indonesia. Selama tujuh tahun terakhir, Eva bekerja sebagai jurnalis di Voice of America (VOA) yang berbasis di Washington DC.

Kekhawatiran itu pun mendorong Adinda untuk menulis surat kepada Barack Obama.

“Saya kirim surat empat lembar. Saya tulis tangan dan gambar kakak-kakak main di taman sekolah, juga gambar saya. Gambar kebun, dan burung,” tulis Adinda.

“Apakah saat menulis surat Adinda yakin akan dibalas oleh Obama?” saat ditanya.

“Saya berharap Presiden Obama akan membalas surat saya, tapi saya memang tidak yakin karena tahu dia sibuk,” ujarnya.

Kemudian Obama membalas surat Adinda. Presiden yang akan segera meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari nanti menyatakan bahwa warga AS memiliki hak dan kesempatan yang sama.

Adinda
Adinda

“While we might look different or come from different families, as Americans, we are united in our belief that all of us deserve the same rights and the same opportunities”, tulis Obama dalam salah satu penggalan surat balasan tersebut.

Presiden yang akan segera meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari nanti mengakhiri suratnya dengan ucapan terima kasih.

“Thank you again for sharing your thoughts with me”.

Adinda merupakan anak bungsu Eva yang bersuamikan Haryo Dewanto. Selain Adinda, pasangan ini dikaruniai tiga anak kembar, Aditya, Aisya, dan Artha yang kini menjadi pelajar kelas V SD.

“Dua tahun setelah punya tiga anak kembar, kami dikaruniai lagi satu, Adinda,” ujar Eva.

Suka-duka Eva membesarkan empat anak, tiga diantaranya kembar, di Amerika Serikat dituangkannya melalui buku “I’m A Tiger Mom” yang terbit pada 2015.