tak-mandi

Luar Biasa Pria Ini Tak Pernah Mandi

Posted on
Indobaca.com

Hampir semua orang pasti menyebutnya sangat jorok kepada pria ini. Haji namanya. Lelaki asal Iran itu dijuluki pria terkotor sedunia karena badannya sangat kotor. Tak pernah mandi selama 60 tahun.

Bagi Haji yang sudah menginjak usia 80 tahun ini, kebersihan tak membuatnya sehat, justru malah sakit. Karenanya, ia tak pernah mandi dalam 60 tahun terakhir. Dan ia berhasil membuktikannya. Lelaki berjenggot ini masih sehat meski usianya sudah tua.

Haji tinggal di daerah pelosok, tepatnya di Desa Dejgah, Provinsi Fars, Iran Selatan. Dalam kehidupannya sehari-hari, ia tak mau mandi. Menyentuh air pun ia ogah.

Setiap kali, orang-orang di sekitarnya meminta untuk mandi, Haji marah. Kini badannya dipenuhi tanah. Ia seperti manusia berkulit ‘bumi’. Jika diam di pinggir jalan, orang-orang banyak yang mengira itu patung.

Tak hanya mandi dan air yang ia benci, tapi juga makanan segar, seperti buah-buahan. Haji sangat tidak menyukainya. Dia lebih suka makan daging busuk.

Daging landak busuk yang ia temukan di tempat sampah menjadi makanan favoritnya. Dan yang biasa pria tua ini minum adalah air bekas yang berada di kaleng kotor, 5 kali sehari.

Lebih gilanya lagi, bukan tembakau yang ia jadikan bahan untuk merokok menggunakan pipanya, melainkan feses atau kotoran hewan. Semua itu sangat disukai Haji.

Saat rambutnya memanjang, Haji tidak memotongnya menggunakan gunting, melainkan membakarnya langsung. Saat musim dingin, Haji hanya melindungi kepalanya dari hujan menggunakan topi tentara tempo dulu. Ia tak peduli tubuhnya kehujanan.

Haji tak punya rumah. Bumi adalah lantai tempat tinggalnya dan langit adalah atap rumahnya. Dia kadang menetap di sebuah lubang mirip kuburan. Kadang juga ia tidur di gubuk terbuka di pinggir jalan.

Meski hidupnya kotor, Haji dikenal sebagai orang baik. Warga di sekitar memanggilnya dengan nama ‘Amou Haji’. Amou adalah panggilan untuk seorang tua yang baik.

Tak tahu kenapa Haji memilih hidupnya seperti itu. Namun warga sekitar mengungkap, masa muda Haji sangat kelam yang membuat ia memilih jalan hidup yang ekstrem. Namun dengan pilihan hidupnya itu, Haji bisa hidup bahagia. (Riz/Mut)