Kunci Keberhasilan Inter Milan di Era Kepalatihan Stefani Pioli

Posted on
Kunci Keberhasilan Inter Milan di Era Kepalatihan Stefani Pioli
Kunci Keberhasilan Inter Milan di Era Kepalatihan Stefani Pioli

Indobaca.com

Sang Allenatore Inter Milan yaitu Stefani Pioli, menyebut bahwa anak-anak asuhnya bisa tampil hebat seperti sekarang karena memiliki mental yang sangat kuat.

Awal musim ini Inter dilatih oleh Frank de Boer. Akan tetapi, kinerja pelatih asal Belanda tersebut tak membuat pihak manajemen dari Nerrazzuri merasa puas. Ia pun akhirnya dipecat dari kursi kepalatihannya dan manajemen Inter akhirnya merekrut Stefani Pioli.

Melalui tangan pelatih berusia 51 tahun itu, permainan La Beneamata secara signifikan menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Nerrazurri sukses mencatatkan kemenangan secara beruntun di semua kompetisi.

Dari rentetan kemenangan tersebut, enam di antaranya didapat di pentas liga Serie A. Alhasil hasil itu membuat Inter Milan sukses merangkak naik ke posisi lima klasemen. Mereka kini mengoleksi 39 poin dari 21 laga yang dijalani. Kans mereka untuk masuk ke Liga Champions kini terbuka sangat lebar.

Pioli lantas ditanya apa rahasianya bisa membuat skuat Inter jadi hebat belakangan ini. Dirinya mengungkapkan bahwa faktor mental merupakan jawaban dari pertanyaan tersebut.

“Sepakbola itu seperti semua olahraga lainnya, pada intinya adalah mental, sedangkan jiwa merupakan master-nya,” Ucap pelatih berusia 51 tahun ini pada Radio Anch’io Sport.

“Jika para pemain menyadari kekuatan mereka, mereka dapat mengatasi berbagai hambatan yang ada,” seru Pioli.

Sementara itu, Mantan pelatih Lazio ini juga ditanya terkait perjalanan mereka di pentas Coppa Italia musim ini. Pioli menegaskan bahwa ia akan turut membawa penyerang andalan mereka yaitu Mauro Icardi cs untuk tetap bermain secara maksimal di Kompetisi tersebut.

“Coppa Italia ya? Kami akan mencoba untuk menghadapinya dengan sangat serius dan dengan ambisi besar disana (Coppa Italia). Inter harus mengambil bagian untuk menang, hal itu membuat bagian dari sejarah mereka,” terangnya.