Hormati Perjanjian EDCA, Duterte Beri Akses Militer AS di Filipina

Posted on
Hormati Perjanjian EDCA, Duterte Beri Akses Militer AS di Filipina
Hormati Perjanjian EDCA, Duterte Beri Akses Militer AS di Filipina

Indobaca.com

Orang nomor satu Filipina, Rodrigo Duterte dikabarkan akan membuka pintu bagi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump dengan memberikan akses kepada pihak Amerika untuk meningkatkan sekaligus memperluas pangkalan militernya yang berada di negara tersebut.

Sikap lunak Duterte disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Filipina bernama Delfin Lorenzana sehubungan dengan rencana Amerika merealisasikan perjanjian yang dibuat tiga tahun lalu bersama Filipina.

Pada tahun 2014 silam, Negara Filipina dan Amerika menandatangani sebuah perejanjian yang diberi nama dengan Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan (EDCA). Isi dalam Perjanjian itu slah satunya ialah memberikan akses bagi Amerika untuk mendirikan lima pangkalan militer di Filipina.

“perjanjian itu masih tetap ada (EDCA). beliau (Duterte) mengungkapkan bahwa kami semua harus menghormati setiap perjanjian yang telah dibuat pada masa pemerintahan sebelumnya,” kata Lorenzana seperti dikutip dari UPI.com.

Lorenzana berpendapat bahwa pengerjaan fasilitas militer Amerika di Filipina tersebut akan menelan dana miliaran dolar Amerika dan rencananya akan dimulai pada tahun ini. Pangkalan militer Amerika tersebut nantinya dilengkapi dengan sebuah landasan pacu, kawasan penyimpanan untuk perlengkapan bantuan kemanusiaan, dan fasilitas sementara bagi pasukan.

Pada Pekan lalu, Ketua Komisi Angkatan Bersenjata di Senat, Senator John McCain, menyebut bahwa komisinya telah mengajukan anggaran sebesar US$ 7,5 miliar atau setara dengan Rp 100 triliun untuk mendanai militer Amerika dan sekutu-sekutunya di kawasan Asia-Pasifik.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Duterte meminta seluruh pasukan Amerika keluar dari negaranya dalam tempo waktu dua tahun. Duterte juga mengusir para pengusaha Amerika dan membangun aliansi baru dengan negara Cina dan Rusia.